Blog ini dibuat untuk mendeskripsikan berbagai potensi yang ada di bumi ini. mulai dari panorama, seni budayanya, makanan khas, hingga adat istiadatnya.

Tujuan saya menulis blog ini, tak lain untuk membiasakan diri untuk sering menulis dan semoga tulisan ini bisa menjadi referensi bagi pembaca dan saya sendiri. Maka dari itu, saya berusaha merangkum kondisi tempat yang bagi saya menarik serta pengalaman saya mengunjungi suatu tempat.

Semoga berguna bagi kita semua. :)
Tampilkan postingan dengan label pendakian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendakian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Agustus 2016

Gunung Rinjani 3726 MDPL, Lombok (13 – 19 Agustus 2016)

“ Dulu, aku hanya bisa melihatmu dari jauh, kini aku bisa menjejakimu… lebih dekat”


17 Agustus 2016 yang jatuh pada hari Rabu, lebih akrab diingat sebagai hari peringatan kemerdekaan Indonesia, tapi sejak menjadi pekerja kantoran yang rutin dari Senin sampai Jumat harus mencari pundi-pundi rupiah, hari tersebut juga menjadi kesempatan untuk cuti dan melepaskan kepenatan suasana kantor.

Cuti di terima, saatnya kita berangkat. Kali ini Gunung Rinjani menjadi tujuan utama. Aku berangkat berdua bersama Kak Beben dari Jakarta dengan rencana pendakian 6 Hari 5 Malam, naik dari Jalur Sembalun dan turun dari Jalur Senaru. Lama pendakian mempengaruhi persediaan logistik dan tentunya bawaan yang berat menjadi salah satu kekhawatiran pendaki pemula sepertiku. Berbekal persiapan yang cukup matang, kami pun berangkat.

Rabu, 09 Maret 2016

Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat (4-6 Maret 2016)


Gunung Papandayan merupakan salah satu Gunung berapi di Kabupaten Garut. Dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, gunung ini menjadi favorit para pendaki saat akhir pekan seperti ini. Ini merupakan kedua kalinya saya mengunjungi Gunung Papandayan. Seperti yang saya tulis sebelumnya (Baca: Gunung Papandayan (31 Juli – 2 Agustus 2015), Gunung ini berada di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Puncaknya berada di ketinggian 2665 mdpl, walaupun saya tidak pernah menuju puncaknya, karena memang kurang tertarik. Perbedaan utama pendakian kali ini dengan sebelumnya adalah, kali ini kami sempat menikmati keindahan salah satu padang edelweiss terluas di Asia Tenggara, Tegal Alun dan juga Hutan Mati. Kali ini, aku berangkat bersama Kak Beben, Yayang (Teman Sekantorku) dan Edo (Adik dari Yayang). Walaupun bertemu di ibukota, kami semuanya berasal dari daerah yang sama yakni Palembang. Alhasil bahasa dan guyonan khas Palembang pun mengisi suasana perjalanan kami.


Senin, 08 Februari 2016

Gunung Munara, Bogor, Jawa Barat (6 – 7 Februari 2016)

Gunung Munara terletak di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Letaknya tidak jauh dari Jakarta sehingga menjadi salah satu alterrnatif wisata bagi masyarakat di sekitar Jakarta, Tangerang maupun Bogor. Gunung ini cukup banyak dikunjungi wisatawan ataupun pendaki pada hari libur khususnya pada awal tahun ketika banyak gunung yang sedang ditutup untuk pendakian. Gunung ini sebenarnya merupakan bukit yang memiliki ketinggian sekitar 1119 MDPL. Di kawasan ini, tak hanya bisa menikmati keindahan wisata alam, tetapi juga wisata sejarah dan budaya dengan adanya situs-situs yang bisa dilihat ketika melakukan perjalanan menuju puncak gunung ini.

Jumat, 07 Agustus 2015

Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat (31 Juli - 2 Agustus 2015)

Gunung Papandayan merupakan sebuah gunung berapi aktif dengan tipe Strato-volcano dengan ketinggian puncak 2665 mdpl. Gunung ini terletak di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pendakian ke gunung ini merupakan salah satu rencana yang muncul saat sudah berada di Jakarta (baca : City Tour Jakarta : Kebun Binatang Ragunan dan Taman Mini Indonesia Indah (30 Juli 2015)). Setelah urusan di Jakarta selesai, Jumat, 31 Juli 2015, aku ikut mendaki Gunung Papandayan di Garut bersama rombongan dari Kaskus OANC.

Rabu, 10 Juni 2015

Danau Gunung Tujuh - Gunung Kerinci - Kota Jambi (31 Mei – 8 Juni 2015) : Gunung Kerinci (Part II)

Setelah puas menikmati indahnya Danau Gunung Tujuh yang berada di Kabupaten Kerinci, pendakian pun dilanjutkan menuju Gunung Kerinci dengan ketinggian 3805 mdpl. Gunung yang sempat aku ragukan untuk didaki ini merupakan salah satu seven summit of Indonesia, dan merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia.

Tulisan ini adalah lanjutan dari catatan perjalanan sebelumnya yakni dari Danau Gunung Tujuh Danau Gunung Tujuh - Gunung Kerinci - Kota Jambi (31 Mei – 8 Juni 2015) : Danau Gunung Tujuh (Part I).

Danau Gunung Tujuh - Gunung Kerinci - Kota Jambi (31 Mei – 8 Juni 2015) : Danau Gunung Tujuh (Part I)

Gunung Kerinci adalah salah satu wishlistku di masa yang akan datang, walaupun belum pernah aku cari informasinya karena kupikir dalam waktu dekat belum ada rencana untuk kesana. Namun, karena beberapa kali perencanaan liburan keluar Sumatera yang terpaksa batal, tercetuslah rencana ke Gunung Kerinci dan fix pada tanggal 26 Mei atau H-4 keberangkatan. Ada sedikit kekhawatiran soal fisik khususnya, karena sudah lama tidak berolahraga dan terakhir kali naik gunung sekitar 7 bulan yang lalu. Belum lagi karena hanya berangkat bedua, beban bawaan lebih berat dari biasanya. Namun, dalam waktu singkat kusempatkan untuk jogging serta membaca referensi tentang jalur pendakian Kerinci sebagai persiapan untuk meminimalisir resiko fisik yang tidak siap.

Senin, 27 Oktober 2014

Gunung Dempo - Curup Maung, Edisi Langkah Kecil yang Bercerita (22 - 26 Oktober 2014)

Sejak beberapa bulan lalu, aku dan Kak Beben telah beberapa kali menyusun rencana perjalanan ke luar Sumatera. Sayangnya situasi dan kondisi tak memungkinkan untuk dilaksanakan dalam waktu dekat ini sehingga harus dibatalkan dulu. Sebagai gantinya, perjalanan dialihkan menuju Gunung Dempo di Kota Pagar Alam dan Air Terjun Maung di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Kali ini touring menjadi pilihan karena aku ingin mencoba menikmati perjalanan jauh dengan menggunakan sepeda motor.

Minggu, 25 Mei 2014

Bukit Kaba, Rejang Lebong, Bengkulu (20 – 24 Mei 2014)

Setelah sebelumnya rencana ke Bukit Kaba di awal bulan batal, akhirnya teralisasi pada akhir bulan. Bukit Kaba berada di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kab. Rejang Lebong, Bengkulu atau lebih dikenal dengan Curup yang merupakan ibukota dari kabupaten ini.

Selasa, 22 April 2014

Camping di Kaki Gunung Dempo dan Wisata Air Terjun 7 Kenangan (16 - 21 April 2014)

Kembali lagi ke Pagar Alam dengan niatan yang hampir sama dengan sebelumnya. Mengumpulkan data untuk skripsi, dilanjutkan dengan mendaki puncaknya Sumatera Selatan, Gunung Dempo. Kali ini, berangkat dengan lima orang teman, jadi kami berangkat berenam dari Palembang.

Setelah beberapa hari terakhir aku dan seorang teman kesana kemari mencari pinjaman alat, akhirnya tanggal 16 April 2014, perjalanan pun dimulai.

Selasa, 18 Maret 2014

Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan (04 - 11 Maret 2014)

Bermula dari skripsi yang belum ada pergerakan secara signifikan dan anjuran dosen pembimbing untuk mengganti kasus tapi belum juga mendapatkan titik terang, tiba-tiba datanglah ajakan seorang teman untuk ke Gunung Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan. Seketika ide yang buntu pun dapat pemecahan untuk mengganti kasus skripsi yang awalnya meneliti tentang daun padi diganti dengan daun teh, karena di Pagar Alam merupakan lokasi perkebunan teh yang sangat luas.

Sabtu, 21 Desember 2013

Gunung Pulai, Johor, Malaysia (21 Desember 2013)

Selepas seminar skripsi yang pertama, akhirnya terbebas dari segala deadline dan kawan"nya, akhirnya saya dan seorang teman, Citra berencana hiking ke Gunung Pulai dan maen" ke air terjunnya. Gunung ini cocoklah untuk pemula seperti kami, dengan ketinggian sekitar 654 meter di atas permukaan laut (mdpl). Timingnya juga pas, karena sedang dilanda suasana hati yang risau, gundah, gulana...akhirnya kami melalang buana. eleh :))
ternyata, sehari sebelum berangkat, kami beruntung mendapatkan anggota baru yang juga ikut yakni Caca, Intan, Alpha, Ricky, Sam, Randhu dan Agung. Kita pun ber-9 berangkat.

Minggu, 25 Agustus 2013

Gunung Anak Krakatau dan Pulau Di Sekitarnya (Part II)

Pulau Sebuku Kecil, Sebuku Besar, Pulau Sebesi, Pulau Umang-umang, Gunung Anak Krakatau, Lagoon Cabe, Lampung. nice to meet you :)

Tulisan ini merupakan sambungan dari perjalanan wisata ke Gunung Anak Krakatau dan Pulau Di Sekitarnya (Part I). Berikut kelanjutannya...