17 Agustus 2016 yang jatuh pada hari Rabu, lebih
akrab diingat sebagai hari peringatan kemerdekaan Indonesia, tapi sejak menjadi pekerja
kantoran yang rutin dari Senin sampai Jumat harus mencari pundi-pundi rupiah, hari tersebut juga menjadi
kesempatan untuk cuti dan melepaskan kepenatan suasana kantor.
Cuti di terima, saatnya kita berangkat. Kali ini
Gunung Rinjani menjadi tujuan utama. Aku berangkat berdua bersama Kak Beben
dari Jakarta dengan rencana pendakian 6 Hari 5 Malam, naik dari Jalur Sembalun
dan turun dari Jalur Senaru. Lama pendakian mempengaruhi persediaan logistik
dan tentunya bawaan yang berat menjadi salah satu kekhawatiran pendaki pemula
sepertiku. Berbekal persiapan yang cukup matang, kami pun berangkat.