Blog ini dibuat untuk mendeskripsikan berbagai potensi yang ada di bumi ini. mulai dari panorama, seni budayanya, makanan khas, hingga adat istiadatnya.

Tujuan saya menulis blog ini, tak lain untuk membiasakan diri untuk sering menulis dan semoga tulisan ini bisa menjadi referensi bagi pembaca dan saya sendiri. Maka dari itu, saya berusaha merangkum kondisi tempat yang bagi saya menarik serta pengalaman saya mengunjungi suatu tempat.

Semoga berguna bagi kita semua. :)

Rabu, 09 Maret 2016

Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat (4-6 Maret 2016)


Gunung Papandayan merupakan salah satu Gunung berapi di Kabupaten Garut. Dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, gunung ini menjadi favorit para pendaki saat akhir pekan seperti ini. Ini merupakan kedua kalinya saya mengunjungi Gunung Papandayan. Seperti yang saya tulis sebelumnya (Baca: Gunung Papandayan (31 Juli – 2 Agustus 2015), Gunung ini berada di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Puncaknya berada di ketinggian 2665 mdpl, walaupun saya tidak pernah menuju puncaknya, karena memang kurang tertarik. Perbedaan utama pendakian kali ini dengan sebelumnya adalah, kali ini kami sempat menikmati keindahan salah satu padang edelweiss terluas di Asia Tenggara, Tegal Alun dan juga Hutan Mati. Kali ini, aku berangkat bersama Kak Beben, Yayang (Teman Sekantorku) dan Edo (Adik dari Yayang). Walaupun bertemu di ibukota, kami semuanya berasal dari daerah yang sama yakni Palembang. Alhasil bahasa dan guyonan khas Palembang pun mengisi suasana perjalanan kami.


Senin, 08 Februari 2016

Gunung Munara, Bogor, Jawa Barat (6 – 7 Februari 2016)

Gunung Munara terletak di Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Letaknya tidak jauh dari Jakarta sehingga menjadi salah satu alterrnatif wisata bagi masyarakat di sekitar Jakarta, Tangerang maupun Bogor. Gunung ini cukup banyak dikunjungi wisatawan ataupun pendaki pada hari libur khususnya pada awal tahun ketika banyak gunung yang sedang ditutup untuk pendakian. Gunung ini sebenarnya merupakan bukit yang memiliki ketinggian sekitar 1119 MDPL. Di kawasan ini, tak hanya bisa menikmati keindahan wisata alam, tetapi juga wisata sejarah dan budaya dengan adanya situs-situs yang bisa dilihat ketika melakukan perjalanan menuju puncak gunung ini.

Jumat, 07 Agustus 2015

Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat (31 Juli - 2 Agustus 2015)

Gunung Papandayan merupakan sebuah gunung berapi aktif dengan tipe Strato-volcano dengan ketinggian puncak 2665 mdpl. Gunung ini terletak di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pendakian ke gunung ini merupakan salah satu rencana yang muncul saat sudah berada di Jakarta (baca : City Tour Jakarta : Kebun Binatang Ragunan dan Taman Mini Indonesia Indah (30 Juli 2015)). Setelah urusan di Jakarta selesai, Jumat, 31 Juli 2015, aku ikut mendaki Gunung Papandayan di Garut bersama rombongan dari Kaskus OANC.

Kamis, 06 Agustus 2015

City Tour Jakarta : Kebun Binatang Ragunan dan Taman Mini Indonesia Indah (30 Juli 2015)

Kunjungan ke Jakarta kali ini, sebenarnya dikarenakan ada sedikit urusan dalam waktu seminggu. Berangkat dari Palembang tanggl 25 Juli 2015 dan tiba di Jakarta tanggal 27 Juli. Dalam beberapa hari ini, aku tinggal di kossan teman, yang semuanya bekerja pada siang hari. Pada hari Kamis tepatnya tanggal 30 Juli, jadwal urusanku sedang kosong dan sehari sebelumnya, aku sudah pindah menginap di kossan teman di daerah Ragunan. Dengan begitu, dapat mempermudah akses untuk berwisata ke Ragunan pagi harinya.

Rabu, 10 Juni 2015

Danau Gunung Tujuh - Gunung Kerinci - Kota Jambi (31 Mei – 8 Juni 2015) : Kota Jambi (Part III)

Bumi Kerinci telah menyuguhkan pemandangan rimbanya yang liar sekaligus indah. Namun, tujuan utama dari sebuah perjalanan adalah pulang. Perjalanan pulang ke Kota Palembang, terlebih dulu diisi dengan beberapa suguhan wisata khas Kota Jambi.

Danau Gunung Tujuh - Gunung Kerinci - Kota Jambi (31 Mei – 8 Juni 2015) : Gunung Kerinci (Part II)

Setelah puas menikmati indahnya Danau Gunung Tujuh yang berada di Kabupaten Kerinci, pendakian pun dilanjutkan menuju Gunung Kerinci dengan ketinggian 3805 mdpl. Gunung yang sempat aku ragukan untuk didaki ini merupakan salah satu seven summit of Indonesia, dan merupakan gunung berapi tertinggi di Indonesia.

Tulisan ini adalah lanjutan dari catatan perjalanan sebelumnya yakni dari Danau Gunung Tujuh Danau Gunung Tujuh - Gunung Kerinci - Kota Jambi (31 Mei – 8 Juni 2015) : Danau Gunung Tujuh (Part I).

Danau Gunung Tujuh - Gunung Kerinci - Kota Jambi (31 Mei – 8 Juni 2015) : Danau Gunung Tujuh (Part I)

Gunung Kerinci adalah salah satu wishlistku di masa yang akan datang, walaupun belum pernah aku cari informasinya karena kupikir dalam waktu dekat belum ada rencana untuk kesana. Namun, karena beberapa kali perencanaan liburan keluar Sumatera yang terpaksa batal, tercetuslah rencana ke Gunung Kerinci dan fix pada tanggal 26 Mei atau H-4 keberangkatan. Ada sedikit kekhawatiran soal fisik khususnya, karena sudah lama tidak berolahraga dan terakhir kali naik gunung sekitar 7 bulan yang lalu. Belum lagi karena hanya berangkat bedua, beban bawaan lebih berat dari biasanya. Namun, dalam waktu singkat kusempatkan untuk jogging serta membaca referensi tentang jalur pendakian Kerinci sebagai persiapan untuk meminimalisir resiko fisik yang tidak siap.